DJOVANKA NAZARENO * NEKAF MESE ANSAOF MESE * DJOVANKA NAZARENO * ATOIN METO AWAY FROM VIOLENCE
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Pedrosa Menang, Marquez Permalukan Lorenzo di Tikungan Lorenzo

Dani Pedrosa memang punya tekad besar untuk meraih kemenangan di MotoGP Jerez, Spanyol yang berlangsung Minggu (5/5) hari ini. Apalagi setelah ia mendapat kritikan pedas dari seorang legenda GP 500 cc yaitu Kevin Schwantz yang mengatakan ia tak kompetitif dan tak bisa kemenangan lagi. Tapi hasil MotoGP Jerez hari ini sekaligus menjadi pembuktian terbesarnya.

Pembalap berbadan mungil itu meraih kemenangan pertamanya setelah sepanjang pekan tak mampu meraih waktu tercepat di sesi latihan dan kualifikasi. Tapi ketika balapan berlangsung, ia malah tampil diluar prediksi semua orang. Setelah mengawali balapan dengan start bagus dan menyusul Lorenzo beberapa lap kemudian, ia menjauh dan semakin tak terjangkau.

Hingga ia pun berhasil memenangi balapan dengan selisih yang cukup besar dari pembalap yang finish di urutan kedua. “Senang rasanya kembali berada di podium utama setelah melalui balapan yang bersih. Hari ini motor terasa sangat sempurna, tim bekerja dengan sangat baik membuat performa motor jadi sempurna. Terimakasih pada tim dan juga mamaku yang hari ini memberikan support terbesarnya,” girang Pedrosa.

Pertarungan yang justru terlihat sangat seru adalah perebutan posisi finish di urutan kedua. Dimana Marc Marquez berhasil mempecundangi Jorge Lorenzo di tikungan Jorge Lorenzo (sebelumnya Ducados atau tikungan terakhir di Sirkuit Jerez) pada lap terakhir. Kasusnya hampir serupa dengan Valentino Rossi menyusul Sete Gibernau tahun 2005 silam.

Lorenzo yang menyisakan celah bagi Marquez untuk menyusul di tikungan tersebut pun, merasa tak bisa berbuat apa-apa. Malah ia terlihat sangat kecewa dengan cara Marquez menggiringnya keluar dari jalur balap. Kendati Marquez beberapa kali mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan Lorenzo, namun sang juara dunia MotoGP 2012 itu terlihat benci kepada Marquez.

Sementara Rossi yang sempat diprediksi bakal bertarung meraih posisi finish podium, hanya bisa mengamankan posisi finish keempat. (otosport.co.id)

http://otosport.otomotifnet.com/read/2013/05/05/340737/56/17/Pedrosa_Menang__Marquez_Permalukan_Lorenzo_di_Tikungan_Lorenzo
READMORE
 

Lorenzo Mengaku Salah, Buka Peluang Bagi Marquez

Jorge Lorenzo adalah pembalap yang paling merugi di tikungan terakhir MotoGP Jerez, Spanyol pada Minggu (5/5) kemarin. Bukan hanya karena kehilangan pimpinan klasemen sementara, namun juga tersusul dengan cara yang menyesakkan oleh Marc Marquez. Terlebih lagi kejadian itu berlangsung di tikungan atas nama Jorge Lorenzo yaitu tikungan 13 yang sebelumnya bernama tikungan Ducados.

Kendati sempat bersalaman seusai garis finish dengan Marquez, namun kekesalan Lorenzo memuncak ketika berada di parc ferme. Dimana ia tak mau lagi bersalaman dengan pembalap yang memotong jalurnya di tikungan terakhir Jerez itu. Kejadiannya tersebut bahkan berulang ketika berada di atas podium kemenangan.

“Saya mengira Marquez masih berada jauh di belakang, karena sebelumnya ia melebar. Makanya saya tidak mengambil jalur yang defensif. Ya kemarahan itu datang karena kehilangan posisi finish kedua dan juga pimpinan klasemen. Tapi mau bilang apa lagi, sekarang lebih baik tidak usah dibahas lagi!” geram Lorenzo.

Anggapan Lorenzo tentang posisi Marquez yang akan berada lebih jauh di belakangnya, mungkin masuk akal. Mengingat di lap itu juga, juara dunia Moto2 2012 itu sempat melebar beberapa tikungan sebelumnya. Tapi ternyata ia cepat menyusul dan ternyata cukup potensial untuk menyusul dengan cara seperti itu di tikungan terakhir.

Semoga kejadian ini, membuat Lorenzo lebih defensif lagi dan tidak menganggap enteng pembalap rookie seperti Marc Marquez. (otosport.co.id)
http://otosport.otomotifnet.com/read/2013/05/06/340739/56/17/Lorenzo-Mengaku-Salah-Buka-Peluang-Bagi-Marquez

READMORE
 

Aksi Marquez Terinspirasi Oleh Rossi

Aksi overtaking yang dilakukan oleh Marc Marquez pada Jorge Lorenzo di tikungan terakhir MotoGP Jerez, Spanyol pada Minggu (5/5) kemarin, memang menuai kontroversi tersendiri. Apalagi dari sisi fans yang sama-sama punya kekuatan tersendiri di Spanyol. Dari sisi Marquez, ia harus melakukan hal itu. Sebab jika tidak melakukannya, mkaa ia akan sangat menyesal ketika memasuki garis finish di urutan ketiga.

Hal yang cukup mengagetkan karena Marquez menegaskan terinspirasi dari aksi yang dilakukan oleh Valentino Rossi pada Sete Gibernau di MotoGP Jerez, Spanyol pada tahun 2005 silam. “Saya ingat aksi yang dilakukan oleh Rossi dan beberapa pembalap lain di masa lalu, makanya saya mencoba untuk melakukan aksi yang sama,” papar Marquez.

“Tapi yang menjadi dasar dari semua aksi itu adalah Lorenzo membuka peluang bagiku untuk melakukannya di tikungan tersebut. Awalnya perkiraan saling bersenggolan dengan keras akan terjadi. Makanya aku menekan tuas rem agar senggolan tidak terlalu kasar. Hal terpenting adalah kami berdua finish dengan baik dan berharap hubungan kami akan membaik dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Marquez sendiri mengaku bahwa itu akan sulit bagi siapa pun yang tersusul, tidak terkecuali bagi dirinya. “Saya tentunya akan sangat marah dan kecewa jika seseorang melakukannya padaku di tikungan terakhir. Bukan karena aksi seperti itu, tapi karena kehilangan 1 posisi finish di depan. Apalagi saya lebih muda dari pada Lorenzo. Tapi semua pembalap pasti melakukan yang terbaik, jadi ya ini adalah insiden balapan,” tukasnya.

Hmm, darah muda, semangat muda dan yang paling penting adalah petarung pantang menyerah pemuda asal Spanyol ini, patut diapresiasi. Namun juga tidak harus kebablasan, seperti mengabaikan sisi safety pembalap lain dan dirinya sendiri. (otosport.co.id)

http://otosport.otomotifnet.com/read/2013/05/06/340738/56/17/Aksi-Marquez-Terinspirasi-Oleh-Rossi
READMORE
 

MotoGP 2013, Menunggu SimSalabim Dari Rossi dan Marquez

Musim kompetisi MotoGP 2013 adalah ajang balap yang sangat ditunggu-tunggu karena dua hal. Yaitu kembalinya Valentino Rossi ke tim Yamaha dan Marc Marquez yang tahun ini tampil sebagai pemula di kelas MotoGP. Rossi yang mampu mencetak lap time terbaik di sesi tes resmi pra musim, sudah pasti menjadi hal yang paling ditunggu oleh para penikmat balap MotoGP.

Menariknya balapan nanti, tentu didukung oleh posisi start Rossi yang berada di urutan 7. Paling tidak ia butuh start terbaik untuk mampu berada di depan, atau paling tidak memperlihatkan skill terbaiknya seperti dulu. Yaitu tidak terlalu agresif di awal balapan, namun mampu menyusul satu per satu rivalnya beberapa lap berikutnya.

Hal kedua yang akan jadi daya tarik di MotoGP, adalah keberadaan Marquez di kelas bergengsi tersebut. Seperti kita ketahui, sang juara dunia Moto2 2012 itu tampil sangat percaya diri mengawali musim 2013 hingga beberapa kali mampu menguasai lap tercepat di sesi tes privat di Circuit of The Americas (COTA).

Lalu bagaimana dengan Jorge Lorenzo dan dan Dani Pedrosa? tentunya tidak ada yang sanksi bahwa kedua pembalap asal Spanyol ini akan berupaya meraih kemenangan sejak seri pertama. Meski Lorenzo terbilang tampil sangat konsisten, namun Pedrosa masih mungkin menyimpan kekuatan terbaiknya untuk sesi balapan.

Pembalap lain yang mungkin saja membuat para pembalap tim pabrikan bakal kesulitan adalah Cal Crutchlow yang tampil kompetitif sejak mengawali sesi latihan di Losail, Qatar. Terlepas dari siapa yang bakal berhasil memenangi balapan, jelas simsalabim dari Rossi adalah yang paling ditunggu. Kita tunggu saja buktinya nanti. (otosport.co.id)

http://otosport.otomotifnet.com/read/2013/04/07/339891/71/17/MotoGP-2013-Menunggu-SimSalabim-Dari-Rossi-dan-Marquez
READMORE
 

Konsistensi Lorenzo, Penting Untuk Sempurnakan Kemenangan!

Jorge Lorenzo adalah pembalap yang terkenal dengan kecerdasannya untuk mengatasi masalah saat berada di lintasan. Meski terkadang harus menjadi korban pembalap lainnya, namun perhitungan Lorenzo selalu membawanya meraih hasil bagus. Nah, di MotoGP Jerez, Spanyol yang akan berlangsung pada Minggu (5/5) hari ini, tentu konsistensinya akan menjadi kunci pencapaian kemenangan yang sempurna.

Mengapa konsistensi adalah hal yang akan menentukan kemenangan di MotoGP Jerez, Spanyol kali ini? pasalnya kondisi cuaca diperkirakan akan lebih panas dari ekspektasi sebelumnya. Belum lagi pemilihan kompon ban yang nantinya akan sangat vital untuk menentukan durabilitas performa motor nantinya.

Seperti yang sudah kita lihat di sesi kualifikasi, dimana banyak pembalap papan atas mengalami insiden terjatuh di akhir sesi kualifikasi. Temperatur trek yang mencapai 50 derajat celcius, membuat permukaan aspal seakan menjadi licin.

Tentunya Lorenzo berharap bisa menyempurnakan pencapaiannya dengan meraih kemenangan di sesi balapan nanti. Tapi ia harus memperhitungkan potensi maksimal motor saat kondisi trek ekstrim seperti itu. Paling tidak ia tidak terlalu memaksakan performanya di awal balapan.

Pembalap yang patut diperhitungkan oleh Lorenzo dalam merebut kemenangan adalah Dani Pedrosa. Dimana pembalap tuan rumah itu juga punya komitmen besar untuk meraih kemenangan. Lantaran rekan setimnya sudah mampu meraih kemenangan. Tidak heran jika Pedrosa mempersiapkan segalanya untuk merebut kemenangan dari tangan Lorenzo pekan ini.

Pembalap lain yang berpotensi memberikan persaingan keras bagi Lorenzo adalah Cal Crutchlow dan Valentino Rossi. Semoga Crutchlow tidak mengalami masalah saat insiden kemarin agar bisa memberikan tontonan menarik siang nanti. (otosport.co.id)

http://otosport.otomotifnet.com/read/2013/05/05/340730/71/17/Konsistensi_Lorenzo__Penting_Untuk_Sempurnakan_Kemenangan_
READMORE
 

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Recent

Firefly Pointer 2

Windows Live Messenger

diooda